Sebagian dari kita pasti pernah .. mengabaikan tawaran, menghindari tantangan, menolak suatu peluang, membuang kesempatan, melepaskan karier .. dengan alasan-alasan seperti ini :
- Aku ngga bisa!
- Ini bukan bidang saya!
- Aku ngga suka ini!
- Sulit ah, ribet, banyak aturan!
- Aku ngga bakat begituan!
- Saya sibuk, ngga punya waktu luang!
dan masih banyak lagi alasan-alasan lainnya.
Dengan semua alasan-alasan itu artinya kita telah membuang kesempatan tanpa pernah mencoba lebih dulu, tanpa menelurusi kemungkinan keberhasilannya.
Semua kisah orang-orang sukses diawali dengan ketidakmampuan mereka dibidang yang sekarang mereka ahli atasnya. Yang mereka lakukan adalah bertindak.
Waktu kita semua sama .. hanya 24 jam sehari semalam. Jika orang lain dengan segala kesibukan dan keterbatasannya mereka bisa menjadi orang sukses, kenapa kita tidak?
Di pagi hari yang buta, terlihat seorang pemuda dengan bungkusan kain berisi bekal di punggungnya tengah berjalan dengan tujuan mendaki ke
puncak gunung yang terkenal. Konon kabarnya, di puncak gunung itu terdapat pemandangan indah layaknya berada di surga.
Ketika sampai di lereng gunung, terlihat sebuah rumah kecil yang dihuni oleh seorang kakek tua. Setelah menyapa pemilik rumah, si pemuda mengutarakan maksudnya "Kek, saya ingin mendaki gunung ini. Tolong Kek, tunjukkan jalan yang paling mudah untuk mencapai ke puncak gunung!"
Si kakek dengan enggan mengangkat tangan dan menunjukkan tiga jari ke hadapan pemuda, "Ada tiga jalan untuk menuju puncak gunung ini. Kamu bisa memilih sebelah kiri, tengah, atau sebelah kanan."
"Kalau saya memilih sebelah kiri?" tanya si pemuda.
"Jalur sebelah kiri ada banyak bebatuan," jawab sang kakek pendek.
Setelah berpamitan dan mengucap terima kasih, si pemuda bergegas melanjutkan perjalanannya. Beberapa jam kemudian dengan peluh bercucuran, si pemuda terlihat kembali di depan pintu rumah sang kakek.
"Kek, saya tidak sanggup melewati terjalnya batu-batuan. Jalan sebelah mana lagi yang harus aku lewati?"
Si kakek dengan tersenyum mengangkat lagi 3 jari tangannya sambil menjawab, "Pilihlah sendiri, kiri, tengah atau sebelah kanan?"
"Hmmm, jika saya memilih jalan sebelah kanan...?"
"Jalur sebelah kanan banyak semak berduri!"
Setelah beristirahat sejenak, si pemuda kembali berangkat untuk mendaki. Selang beberapa jam kemudian, dia kembali lagi ke rumah si kakek. Dengan kelelahan si pemuda berkata, "Kek, saya sungguh-sungguh ingin mencapai puncak gunung. Jalan sebelah kanan dan kiri telah kutempuh, tapi rasanya saya tetap berputar-putar di tempat yang sama. Saya tidak berhasil mendaki ke tempat yang lebih tinggi dan harus kembali kemari tanpa hasil. Tolong deh, Kek ... tunjukkan jalan lain yang rata dan lebih mudah agar saya sukses mendaki hingga ke puncak gunung."
Sang kakek dengan serius mendengarkan keluhan si pemuda. Kemudian sambil menatap tajam, dia berkata tegas "Anak muda! Jika kamu ingin sampai ke puncak gunung, tidak ada jalan yang rata dan mudah! Rintangan berupa bebatuan dan semak berduri, harus kamu lewati, bahkan kadang jalan buntu pun harus kamu hadapi. Selama keinginanmu untuk mencapai puncak itu tetap tidak goyah, hadapi semua rintangan! Hadapi semua tantangan yang ada! Jalani langkahmu setapak demi setapak, kamu pasti akan berhasil mencapai puncak gunung itu. Jangan lupa, nikmati juga pemandangan yang luar biasa! Apakah kamu mengerti?"
Dengan takjub si pemuda mendengar semua ucapan kakek. Lalu, sambil tersenyum gembira, dia menjawab, "Saya mengerti Kek, saya mengerti! Terima kasih! Saya siap menghadapi selangkah demi selangkah setiap rintangan dan tantangan yang ada! Tekad saya makin mantap untuk mendaki lagi sampai mencapai puncak gunung ini."
Dengan senyum puas , sang kakek berkata, "Anak muda, aku percaya kamu pasti bisa mencapai puncak gunung itu!"
Pembaca yang luar biasa,
Untuk mencapai kesuksesan seperti yang kita inginkan, sama seperti analogi mendaki gunung tadi. Tidak ada jalan rata dan pintas! Sewaktu-waktu, rintangan, kesulitan, dan kegagalan selalu datang menghadang. Hanya dengan mental dan tekad yang kuat, tetap menjaga komitmen dan berjuang, kita akan mencapai puncak kesuksesan.
Sering kita baca status di facebook tentang kegalauan seseorang. Banyak orang yang mengeluh tentang kehidupannya. Facebook dan Twitter dijadikan ajang buang sampah perasaan. Tentu saja hal itu tidak akan membuat hidupnya lebih baik dari sebelumnya.
Saya teringat pada satu pepatah bijak :
“You can not change the wind direction,
but you can only change your wing direction”
Yang bila diterjemahkan ke bahasa kita akan terdengar seperti ini :
“Kita tidak akan pernah bisa merubah arah angin,
yang dapat kita lakukan adalah mengubah arah sayap”
Ini berarti bahwa keadaan yang menimpa hidup kita tidak akan bisa berubah jika bukan kita sendiri yang mengubahnya. Seberapa keras-nya pun seseorang menyemangati hidup kita untuk bisa melakukan perubahan menuju hidup lebih baik, selama kita sendiri tidak melakukan tindakan untuk berubah .. jangan pernah berharap perubahan itu akan terjadi.
Ingat saja kawan, tidak ada seorangpun yang memilih kita untuk sukses. Kita sendirilah yang menentukan pilihan tersebut.
Banyak orang yang mungkin akan termenung sejenak membaca kalimat itu. Tapi kemudian lupa .. dan seiring berlalunya waktu .. pada akhirnya tidak pernah ada perubahan berarti dalam hidupnya.
Sayang sekali yaaaa ..
Banyak orang yang tidak berani bekerja keras untuk meraih keberhasilannya hanya karena takut mengalami kegagalan. Padahal para penemu seperti Thomas Alpha Edison saja tidak pernah putus asa meski sudah mengalami kegagalan pada percobaannya yang ke 9.999. Bayangkan kalau Mr. Tom tidak melanjutkan usahanya yang ke 10.000 .. mungkin baru 10 tahun lalu malam kita bisa diterangi lampu.
Jangan hanya menunggu bantuan saudara, atau teman yg menawarkan pekerjaan dengan gaji lumayan, atau menunggu warisan orang tua. Jangan menunggu, kawan .. lakukan perubahanmu sesegera mungkin.
Hampir semua orang sukses yang kita kenal, mereka tidak menunggu, tetapi yang mereka lakukan adalah bertindak. Mereka bekerja keras, bahkan ada yang setiap harinya bekerja sampai 20 jam sehari. Ada juga orang sukses yang masih bekerja keras di usianya yang sudah 70 tahun. Dan banyak pula anak muda masih berumur belasan sudah memiliki usaha sendiri.
Kawan,
Berapa usia anda sekarang .. 15, 17, 25, 35, 40 .. atau 50 tahun? Diangka berapapun usia anda sekarang, jika belum tercapai apa yang anda cita-citakan .. segeralah wujudkan cita-cita itu.
Tips melakukan perubahan berikut ini mungkin bisa membantu anda melakukan perubahan :
1.
Lakukanlah semua tugas dengan usaha terbaik yang anda miliki semaksimal mungkin. Do your best, whatever happens will be for the best! Lakukan semuanya dengan satu tujuan, yaitu untuk mendapatkan hasil terbaik yang bisa anda capai.
2.Perbanyaklah teman, perluas jaringan perkawanan anda. Dengan mengenal banyak orang kita akan lebih banya mengenal karakter. Ilmu kita juga akan bertambah pula. Banyak orang yang kelihatannya sederhana ternyata memiliki ilmu yang sangat bermanfaat yang tidak penah kita duga sebelumnya. Ada ilmu pada setiap orang, jangan hanya melihat figure seseorang, tapi dengarlah apa yang diucapkannya.
3.Jika ingin mendapatkan kesempatan yang lebih luas dan cepat dalam berbagai hal, bersikaplah proaktif.
4.Cobalah memahami suatu hal dari berbagai sudut pandang, jangan terpaku pada satu cara, bersikaplah fleksibel, maka wawasan kita akan semakin bertambah.
Kawan,
Satu hal yang penting adalah, kita sendiri yang menentukan perubahan. Jika pilihan sukses sudah didepan mata tidak kita ambil, kemungkinan besar orang akan mengambil pilihan tersebut, dan kita akan menjadi saksi kesuksesan mereka ..