Senin, 27 Juni 2011

Liburan ..


Ide anak-anak bloof hebat betul. Setelah PR tentang kutukan menuliskan 10 hal tentang-ku, disusul dengan tema mengapa aku menulis, ada satu PR lagi dengan tema liburan.




Bulan Juni tahun ini aku tidak liburan kemanapun. Dan aku baru ingat, sepertinya sudah lebih dari tiga bulan aku ngga mengajak anak-anakku jalan-jalan ..

Ketiga anakku baru saja mnerima raport dengan nilai yang baik. Fauzan bertahan di rangking I. Sementara Ayda yang kadar mainnya kelewat banyak menurun ke rangking III. Zidan sibungsu yang agak antik ini cukup senang menempati posisi 13 ^_^

Berlibur bagiku adalah berarti bersenang-senang menghabiskan waktu dengan keluarga.

Minggu pagi aku mengajak anak-anak ke Fun World, ada mini flying fox yang jadi favorit mereka, naik turun berkali-kali. Aku cuci mata saja sambil belanja di Carefour ..


Lewat tengah hari perut mulai keronconganminta di-isi. Tempat makan favorit anak-anak KFC .. haduuh .. banyak pesan sponsor nih :)


 Sorenya kami jalan-jalan keliling komplek sampai menjelang magrib sambil foto-foto.

Aku Suka Menulis


 Menulis .. rasanya seperti berbicara.  Mulutmu harimau-mu, pepatah lama yang akan terus berlaku sepanjang jaman. Aku tidak bermaksud menciptakan harimau dalam tulisanku. Tetapi apa-apa yang telah kutulis, dipublikasikan, dan dibaca oleh banyak orang .. terkadang ada harimau-nya .. Auumm !

Satu lagi PR dari warga Bloof yang menugaskan bloofers untuk menuliskan tentang alasan menulis. Ada-ada saja ide mereka .. :P

Tidak pernah terpikirkan sebelumnya alasan apa yang membuatku senang menulis. Hmm .. tidak ada alasan khusus, aku hanya suka menulis. Aku senang menuangkan apa-apa yang ada dalam alam pikirku ke dalam bentuk tulisan. Lewat tulisan aku bisa menerangkan lebih banyak dan lebih baik dibandingkan dengan bahasa lisan .. he he .. aku bicara-nya sedikit.

Menulis bagiku juga mendokumentasikan pikiran dalam bentuk tulisan.

Pikiran rumit yang kutuangkan menjadi tulisan mampu membantu meringankan kerumitan masalah yang sedang kuhadapi. Perasaan sedih dan duka yang kurasakan bila kuterjemahkan dalam bentuk tulisan, bisa melepaskan sebagian dari kesedihan itu. Seringkali setelah menuliskan rasa-ku, aku menemukan solusi dari masalah yang tengah kuhadapi.

Jalan hidup seseorang adalah sejarah, begitu pula dengan hidupku. Dalam setiap kejadian dihidupku ada pembelajaran yang menyertainya. Baik itu pengalaman pahit maupun yang menyenangkan.
Aku senang bila tulisanku bisa bermanfaat untuk banyak orang ..

 

Rabu, 22 Juni 2011

10 Tentang-ku

Meneruskan kutukan Bloofers dari Asriani Amir lewat Uswatun Hasanah Musa, aku buat deh tulisan ini, biar sahabat Bloofers lebih saling mengenal satu sama lain. Semoga kutukan-nya segera hilang.

Anak-anak
Mereka-lah tigal hal terindah dalam hidup-ku. Mereka-lah motivasi terbesar hidup-ku. Ayda, putriku 10th, Fauzan 8th dan Zidan 6th. Hobi mereka semua sama .. maeeeen.  Sama seperti jaman aku kecil dulu. Kata orang bijak, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Seperti aku juga, mereka pintar, baik hati dan tidak sombong .. (he he ..) tapi juga jail-nya suka over.

Berantem, biasa-lah, namanya juga anak-anak. Nakal, itu juga biasa. Pertanda anak-anak sehat ‘kan memang begitu. Nah, jika mereka tiba-tiba berubah jadi pendiam, barulah aku kuatir. Itu artinya mereka merasa ngga enak badan .. kecapean kebanyakan maen.

Tapi sakit-pun mereka ngga pernah lama. Semangat dalam diri mereka (semangat untuk maen) yang membuat mereka cepat sembuh. Heran deh sama mereka, ngga ada capenya. Meski maen seharian dari pagi sampe sore, malamnya masih ngga kehabisan energy.  Sampe mulut berbusa minta mereka berhenti, tetap saja maen.

Disuruh belajar, susaaaah banget. Tapi kalo ngga disuruh, mereka belajar dengan senang hati. Aneeeh .. sudah seumur ini aku masih ngga bisa memahami mereka, masih perlu banyak belajar caranya mendidik anak-anak. Tapi aku ngga kuatir dengan pelajaran mereka disekolah, tiap kali ada acara pengambilan raport  disekolah,  piala selalu ngga ketinggalan kubawa pulang juga.

Bandung
Benar ‘kan .. mojang Priyangan seperti aku ini manis (kepedean). Ma’ Uneh .. paraji (dukun bayi) yang membantu Ibu-ku atas kuasa Tuhan, berhasil mengeluarkanku dari perut Ibu belum lama ini .. ehm .. baru 37 tahun .. (3+7=10) cocok ya sama judulnya. Kedua orang tua-ku tinggal disana, setiap lebaran, wajib kita semua silaturrahim kesana. 

 Buku
Jaman baheula (lagi) hamper tiap hari sepulang sekolah dan sepulang kuliah aku ke perpustakaan Rawa Bunga di Jatinegara. Hampir semua novel disana kubaca. Kalo ngga ada novel baru, aku ke ruang majalah dan Koran. Dirumah, sepupuku punya banyak sekali komik jepang. Aku paling suka dengan serial Topeng Kaca (sekarang direlease baru lagi).

Gramedia Matraman jadi tempat persinggahan kedua favoritku. Aku betah berada disana berjam-jam, baca apa saja yang belum pernah kubaca. Sementara ditempat penyewaan Kho Ping Ho, buku-buku serial kung fu mungil itu juga kulahap habis. Majalah mulai dari Bobo (jaman SD) sampai Kosmopolitan dan Tempo (saat dewasa) ngga pernah ketinggalan.  Ensiklopedi yang berjejer di lemari buku Uwa hampir semuanya kubaca. Hampir .. karena yang bahasa-nya Inggris aku ngga ngerti he he. National Geographic  saja saat itu ‘kan belum ada edisi bahasa Indonesianya, tapi aku suka sama gambar-gambarnya, kadang nengok kamus segala. Aku keliling dunia lewat semua tulisan yang kubaca .. ^_^

Novel terakhir yang kubaca .. Twilight Saga Series .. ke-empat serinya habis kubaca dalam waktu tiga bulan saja. Padahal rencananya aku mau baca itu tiap akhir pekan. Tapi mana tahaaaan, mereka seperti memanggil-manggilku terus minta dibaca-in. Maka terjebaklah aku di Twilight zone saat itu .. pengalaman di dunia vampire yang menarik.

Menulis
Saat SMP dan SMA, aku yang paling rajin update status (istilah facebook) di diary Genk sekolahku. Kalo dikumpulin, ada lebih dari sepuluh buku diary tentang kegiatan aku dan kelompokku. Sayaaaaaaaaang seribu saying .. diary-diary itu raib entah kemana (aku tau sih, seingatku mereka itu terperangkap di gudang tua salah seorang kawanku). Tentang menulis .. aku ceritakan nanti di postingan khusus ya .. PR lain dari Aci Bloof … wuih, banyak juga PR-ku kali ini. 

Sepeda
Aku ngga pernah dibeliin sepeda (kesian ya) tapi aku suka banget maen sepeda. Sepeda roda tiga pinjaman jaman pra SD dulu (baheula) yang ngga mungkin kulupa, saat nabrak Ibu Guru. Untunglah waktu itu aku masih kecil dan imut-imut, jadi Ibu Gurunya ngga marah. SD kelas 3 aku bela-belain tiap liburan nginep dirumah sepupu yang punya sepeda. Tiap hari aku habiskan maen sepeda mini keliling komplek sampe nyasar-nyasar, jatuh ke sawah, ke lobang yang ngga kelihatan. Tapi semangat gowes sepeda ngga pernah luntur meski kaki dan tangan biru-biru, maju terus pantang mundur. Itu cerita masih di Bandung.

Waktu aku sempat sekolah di Dumai, Riau, wah .. lebih seru lagi maen sepedanya .. keliling komplek ke pinggiran hutan yang konon masih suka terlihat harimau saat itu, sekitar tahun 1986. Ngga tanggung-tanggung sampe naek sepeda ke pinggir pantai berdua kawanku, jauuuuh .. niat banget, berangkat pagi pulang sore.

Setiba di Jakarta, waktu itu di rumah hanya ada sepeda balap yang tinggi itu tuh, tapi asyik .. bisa ngebut lebih hebat dan .. nyaris kecelakaan. Biasa deh, minggu pagi aku asyik gowes keliling Duren Sawit .. ngebut dong, sepi .. wussssssh .. lagi enak-enaknya meluncur di jalan menurun, rem-nya terlepas dari stang, panic dong, mana mobil-mobil itu tiba-tiba saja jadi banyak. Untung lagi di ngga jauh dari turunan itu ada jalan menanjak.

Setengah panic gowes zig-zag menghindari kendaraan lain, aku berhasil menempatkan kembali posisi rem ke tempatnya, kemudian berhenti dulu .. meredakan jantung yang berpacu lebih cepat dari aku gowes tadi.
Sampai sebulan yang lalu, aku gowes  sepeda ke tempat kerja. Merasa berat badan makin berat dan putriku merengek-rengek terus minta sepeda, jadilah si merah putih kuhibahkan buatnya.  Aku suka gowes .. sampai kapanpun. 

 Lagu
Kapanpun dimanapun, keseharianku tak pernah lepas dari lagu. Aku suka menyanyi, mulai dari lagu sunda sampai heavy metal. Masak pagi sambil nyanyi, bisa menambah nikmat rasa masakan lho. Beres-beres rumah sambil nyanyi kegiatannya ngga jadi asyik. Mandi sambil nyanyi juga seru, tapi saat gosok gigi ngga boleh sambil nyanyi. Berangkat kerja sambil nyanyi, perjalanan jadi terasa dekat. Kerja diiringi lagu juga boleh, jadi ngga stress saat dikejar target laporan dari bos.

Dan aku suka Bon Jovi .. ^_^ 

 Kopi
Tiada hari tanpa minum kopi. Aku sudah minum kopi sejak masih SD. Dulu hanya ada kopi tubruk ya, kombinasinya paling-paling kopi susu. Jaman sekarang lebih variatif, dan aku paling nyaman minum coffee cream.  Berikutnya cappuccino dan white coffee, kopi tanpa gula .. enak.

Pagi-pagi sarapan minum kopi ditemani lagu 11 Januari-nya GIGI sambil makan roti keju .. hmmm .. mantap. Semangat pagi diawali dengan kopi. Menjelang malam .. kopi lagi. Kegiatan sepanjang siang-ku ‘kan cukup padat, ‘kan kerja. Malam hari juga masih banyak yang harus dikerjakan, terutama menemani anak-anak. Tanpa ngopi biasanya aku ngga tahan melek sampe jam 10.

Saat puasa juga kopi ngga boleh ketinggalan, saat sahur dan berbuka puasa (seperti iklan obat maag aja ya he he ..) 

 Persahabatan
Aku sudah pernah ceritakan tentang mereka sebelumnya di postingan yang lalu.
Dan Bloofers adalah sahabat-sahabat baruku.  

 Film
Action, kung-fu, misteri, romance, comedy, petualangan, semuanya kusuka. Kamen Rider dan Power Rangers aja aku suka .. ikut nonton tiap minggu pagi sama anak-anak. Ben Ten, Bey Blade, Pokemon .. hmm film kartun favoritku dulu .. serial Sailor Moon .. he he.

Dan aku suka Mc Gyver .. jatuh cinta pada pandangan pertama .. ha ha .. ga pernah ketinggalan nonton film-nya, saying sekarang ngga ada. Orangnya biasa aja ya, sederhana, ngga sombong, tapi pinter dan akal-nya banyak, kuterpesonaaa .

Jalan-jalan
Sejak berkeluarga, aku jarang jalan-jalan. Tapi aku yakin suatu saat nanti aku bisa jalan-jalan kemana saja yang aku mau, bahkan keluar negeri dan keluar angkasa .. ngayalnya ketinggian ya .. :)

Aku suka sekali waktu naik bukit Jayagiri ke gunung Tangkuban Parahu, bolak-balik bersama ketiga adikku, capeee .. asyik dan senang menyatu dengan alam. Berlayar melintasi selat Karimata, makan durian sepuasnya di Makasar, memperhatikan lumba-lumba mengiringi kapal yang kutumpangi. Melihat ombak yang keras menampar pantai Balikpapan, ke penangkaran buaya, menikmati pemandangan rumah-rumah terapung.

Waaaah … mau jalan-jalan lagiiiii ..

Cukup sekian ya kupasan tentang diriku .. selanjutnya kutukan ini kulanjutkan pada yang belum pernah kena kutuk .. diantara 597 anggota Bloofers, hayooo maju, tunjuk tangan, ngacung, unjuk gigi .. lanjutkan kutukan ini oleh kalian yang belum kena.

Selamat menulis ..

Jumat, 17 Juni 2011

NASEHAT PERKAWINAN

Artikel ini kutemukan saat Blogwalking,  menarik, aku langsung teringat adik-adik di Blog Of Friendship yang tengah mempersiapkan kehidupan baru mereka di dunia perkawinan. 

1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita.
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis,
tetapi meminta kepada Tuhan melalui orang tua/wali si gadis.

3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu,
tetapi menikah di hadapan Tuhan

4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa\'kan anda,
karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan do\'a mereka.

5. SEJAK MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga,
tapi juga semak belukar yg penuh onak dan duri.

7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.
Cintailah isteri atau suami anda 100%

9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK.
Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda,
tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.

10.KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK.
Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri

11.KETIKA EKONOMI MEMBAIK
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita

12.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.

13.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

14.KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak...

15.KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

16.KETIKA ADA PIL.
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

17.KETIKA ADA WIL
Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

18.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

19.KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS
Gunakanlah formula 7 K
·         Ketaqwaan
·         Kasih sayang
·         Kesetiaan
·         Komunikasi dialogis
·         Keterbukaan
·         Kejujuran
·         Kesabaran

Semoga kita termasuk hamba yang disayang Tuhan.

Sumber : http://ninafkoe.blogspot.com/2007/07/nasehat-perkawinan.html

Kamis, 16 Juni 2011

Hidup ini indah ...

 

Hidup ini indah, maka tersenyumlah, belajarlah memaafkan diri sendiri dan orang lain yang menyakiti kita. Bagaimana mungkin kita bisa memaafkan orang lain bila kita tidak bisa memaafkan diri sendiri?

Saat kita mengira satu orang dalam hidup kita  yang kita pikir bahwa orang tersebut tidak akan pernah mengecewakan kita, mungkin saja dia akan melakukannya. Begitu pula dengan diri kita sendiri, tanpa kita sadari, suatu waktu kita akan membuat seseorang yang kita sayangi sakit hati. Kita  tidak mungkin tidak pernah merasakan sakit hati.
 
Bisa saja tiba-tiba tanpa sebab yang jelas kita bertengkar dengan sahabat.  Sebaliknya, mungkin saja tiba-tiba kita jatuh cinta pada seorang teman baik. Saat itu terjadi, waktu akan terasa berlalu begitu cepat.

Kita hanya perlu mengisi hidup kita yang sebentar ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu mengatakan pada orang-orang yang kita sayangi bahwa kita menyayangi mereka. Raihlah tangan seorang kawan, buat dia nyaman dengan kehadiran kita. Lakukan hal-hal yang membuat kita senang, dan tersenyumlah sampai wajah kita terasa sakit.

Jatuh cintalah seperti kita tidak akan pernah merasakan patah hati. Hidup hanya sekali, tidak ada lain kali, hampir tidak ada yang namanya kesempatan kedua. Semua yang terjadi dalam hidup kita adalah pilihan kita sendiri dan campur tangan Tuhan-lah yang menjadikannya terjadi atau tidak terjadi.

Penuhi hati kita dengan kasih sayang. Kita tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan bila yang kita lakukan sehari-hari hanya menyesali diri, marah dengan keadaan hari ini dan masa lalu … itu semua tidak ada gunanya. Cukup kita jadikan pelajaran saja dan menjaga agar tidak terulang lagi kebodohan di masa lalu.

Selasa, 14 Juni 2011

Terbang Seiring Waktu


Laju waktu tak pernah terhenti
Berderap membayangi tulisanku
Sapa lembutmu lepaskanku dari pilu
Damaikan hatiku disisi terangmu

Menuai indah  birunya lagit
Hingga gelap datang tak redup sinarmu
Jangan pernah lepaskanku
Pastikan terangmu temani malamku

Kesepian panjang membuaiku
Menembus ruang hampa terdalam
Sekejap menggugah kesendirian panjang

Hangat pelukmu raih hatiku
Mengangkasa bersamamu, iringi senandungku
Cepatnya masa berlalu seakan tak nyata
Namun  keindahannya tak terlampaui

Harapku bahagia tak pernah berlalu
Dekapku terbang dengan sayap cintamu
Indah lukisan keabadian tak bertepi

Jumat, 10 Juni 2011

Penyelamatan Sia-sia


Seorang laki-laki yang saleh menjelaskan kepada para pengikutnya,

"Mengambil kehidupan itu jahat, dan menyelamatkannya adalah tindakan yang mulia. Setiap hari aku berjanji akan menyelamatkan ratusan kehidupan. Kutebar jalaku didanau dan ratusan ikan pun terjaring. Kutaruh ikan-ikan itu ditepi danau, dan disana mereka melompat-lompat dan menggeliat .."

"Jangan takut", kataku pada ikan-ikan itu.

"Aku menyelamatkan kalian supaya tidak tenggelam."

"Tak lama kemudian  ikan-ikan itu tenang dan berbaring diam, tapi sayang aku sudah terlambat. Ikan-ikan itu mati. Dan karena tidak baik untuk membuang apapun, aku membawa ikan-ikan mati itu ke pasar dan kujual dengan harga bagus. Dengan uang itu aku membeli lebih banayk jala supaya bisa menyelamatkan lebih banyak ikan."

Sumber : ANONIMUS

Kehilangan ..


Sesaat .. dihadapkan pada dua pilihan
merasakan pedih atau tidak merasakan apa-apa,
aku memilih .. tidak merasakan apa-apa.

Takut ditinggalkan
Enggan meninggalkan
Terlarang untuk diingat
Tak terlupakan
 
Akhirnya kepedihan itu muncul
melumpuhkan,
menciptakan ruang kosong menganga didadaku,
meninggalkan luka,
berdenyut nyeri.

Tergegap kuhirup udara
paru-paruku utuh .. tapi kaku
Aku tak bisa mendengar detak jantung
tapi berdetak .. lemah

Melingkarkan sejauh tangan memeluk tubuh
Menyangga diriku dari hancur berkeping-keping
Menggapai rasa kelu dan penyangkalanku,
tapi perasaan itu meninggalkanku ..

Janji itu kulanggar
Berjuang keras untuk tidak memikirkannya,
tapi aku terus mengingatnya
Tak pernah berniat untuk melupakan
Yang perlu kuyakini agar aku tetap hidup
Hanya keberadaannya